Minggu, 23 Maret 2014




01/WKAM/DIT-AK/10


PEDOMAN UMUM

PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI
















DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI

DIREKTORAT AKADEMIK

2010

KATA PENGANTAR

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi yang berlangsung sejak tahun 2004 telah memberikan dampak positif pada budaya menghargai karya prestasi mahasiswa di kalangan perguruan tinggi. Dalam rangka mengadopsi beberapa masukan dari berbagai pihak, Direktorat Akademik senantiasa tanggap untuk memperbaiki pedoman pemilihan ini. Perbaikan yang utama adalah pada pemilihan tema dan topic. Hal ini penting dilakukan agar ajang ini dapat dijadikan media mahasiswa untuk berkontribusi pemikiran. Tema yang diangkat untuk pemilihan mahasiswa Berprestasi tahun ini adalah Menuju Indonesia sejahtera, demokratis dan berkeadilan.
Keberlangsungan pemilihan Mahasiswa Berprestasi ini masih perlu dipertahankan dalam rangka memberikan motivasi berprestasi di kalangan mahasiswa dan menciptakan iklim akademik yang kondusif. Selain itu, diharapkan proses pemilihan ini dapat diadopsi menjadi sebuah sistem dalam manajemen perguruan tinggi.
Buku pedoman ini merupakan acuan bagi penyelenggara pemilihan mahasiswa berprestasi baik di tingkat perguruan tinggi/kopertis maupun di tingkat nasional.



Jakarta, Januari 2010
Direktur Akademik



Illah Sailah
NIP 195805211982112001









i

DAFTAR ISI


Hal
Kata Pengantar
i
Daftar Isi
ii
I
PENDAHULUAN
1

A. Latar Belakang
1

B. Dasar Hukum
1

C. Tujuan
2

D. Peserta
2

E. Pengertian
2
II
PERSYARATAN
3

A. Persyaratan Umum
3

B. Persyaratan Khusus
3
III
PROSEDUR PEMILIHAN
4

A. Tingkat Perguruan Tinggi dan Kopertis
4

B. Tingkat Nasional
5
IV
PENILAIAN
6

A. Komponen Penilaian
6

B. Uraian Komponen Penilaian
7

1. IPK
7

2. Karya Tulis Ilmiah
7

3. Kegiatan Ko dan Esktrakurikuler
11

4. Bahasa Inggris
12

5. Kepribadian
12
V
JADWAL KEGIATAN
13
VI
PEMBIAYAAN DAN PENGHARGAAN
14

A. Pembiayaan
14

B. Penghargaan
14
VII
PENUTUP
15



LAMPIRAN-LAMPIRAN


1.
Daftar Rekapitulasi Nilai IPK Mawapres Tingkat Perguruan Tinggi

2.
Daftar Rekapitulasi Penilaian Mahasiswa Tingkat Perguruan Tinggi

3.
Daftar Rekapitulasi Penilaian Mawapres Tingkat Nasional Tahap Awal

4.
Daftar Rekapitulasi Penilaian Mawapres Tingkat Nasional Tahap Akhir

5.
Formulir Penilaian Naskah Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Berprestasi

6.
Formulir Penilaian Presentasi Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Berprestasi

7.
Formulir Penilaian Bahasa Inggris Mawapres Tingkat Nasional Tahap Awal

8.
Formulir Penilaian Bahasa Inggris Mawapres Tingkat Nasional Tahap Akhir

9.
Daftar Kegiatan Ko- dan Ekstra-Kurikuler

10.
Formulir Penilaian Kegiatan Ko- dan Ekstra Kurikuler



I. PENDAHULUAN
  1. Latar Belakang

Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan mem­ben­tuk watak serta peradaban bangsa yang ber­mantabat dalam rangka men­cer­das­kan kehidupan bangsa. Pendidikan nasional bertujuan untuk mengem­bang­kan potensi peserta didik (mahasiswa) agar menjadi manu­sia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berah­lak mulia, sehat, ber­ilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung­jawab. Perguruan tinggi secara terus menerus mengem­bang­kan iklim akademis yang demo­kratis agar dapat men­du­kung pelaksanaan proses pembelajaran yang mengarahkan mahasiswa menjadi lulusan sebagai insan pembelajar sepanjang hayat.

Mahasiswa diharapkan tidak hanya menekuni ilmu dalam bidangnya saja, teta­pi juga beraktivitas untuk mengem­bang­kan soft skills-nya agar menjadi lulusan yang mandiri, penuh inisiatif, bekerja secara cermat, penuh tanggung jawab dan gigih. Kemampuan ini dapat mahasiswa peroleh dari pembekalan secara formal melalui kurikulum akademik dan ko-kurikuler, ekstra dan intra kurikuler. Namun, tidak semua mahasiswa mau dan mampu untuk menjadi pem­belajar yang sukses. Acapkali mahasiswa dengan nilai aka­de­mik yang tinggi tidak memanfaatkan peluang untuk menggunakan wak­tu­nya dalam kegiatan ko-kurikuler dan ekstra kuri­kuler. Sebaliknya maha­siswa yang aktif dalam organisasi kemahasiswaan dan kegiatan pengem­bangan soft skills tidak memperoleh nilai akademik yang tinggi. Sementara itu, dalam era persaingan bebas dibutuhkan lulusan yang memiliki hard skills dan soft skills yang seimbang. Oleh karenanya di tiap perguruan tinggi perlu diidentifikasi maha­siswa yang dapat melakukan keduanya dan yang terbaik perlu diberi penghargaan sebagai maha­sis­wa yang berprestasi.
  1. Dasar Hukum

1. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. Undang-undang RI No. 9 tahun 2009 tentang Badan Hukum Pendidikan
3. Peraturan Pemerintah (PP) No. 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi
4. Peraturan Pemerintah RI No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
5. Peraturan Menteri Pendidikan nasional RI No. 15 tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
6. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 155/U/1998 tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi.
7. Keputusan Mendiknas No. 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa
8. Keputusan Mendiknas No. 045/U/2000 tentang Kuri­kulum Inti Pendidikan Tinggi
  1. Tujuan

    1. Memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang ber­hasil mencapai prestasi tinggi.
    2. Memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk melak­sa­na­kan kegiat­an kurikuler, ko-kurikuler, dan ekstra-kurikuler sebagai waha­na mensinergikan hard skills dan soft skills mahasiswa.
    3. Mendorong perguruan tinggi untuk mengembangkan iklim kehidupan kampus yang dapat memfasilitasi mahasiswa mencapai prestasi yang membanggakan secara berkesinam­bungan.

  1. Peserta
Peserta pemilihan Mahasiswa Berprestasi adalah mahasiswa pada perguruan tinggi yang berada di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional.

  1. Pengertian

Mahasiswa Berprestasi adalah mahasiswa yang berhasil menca­pai prestasi tinggi, baik akademik maupun non akademik, mampu berkomunikasi dengan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, bersikap positif, serta ber­jiwa Pancasila.

II. PERSYARATAN

A. Persyaratan Umum
Persyaratan umum adalah persyaratan yang harus dipenuhi oleh peserta sebagai kelengkapan pemilihan mahasiswa beprestasi, adalah:
  1. Warga negara Republik Indonesia yang terdaftar dan aktif sebagai mahasiswa program S1 maksimal semester VIII, untuk program Diploma III maksimal semester VI, dan pada saat pemilihan Mahasiswa Berprestasi di tingkat nasi­onal belum dinyatakan lulus, serta berusia tidak lebih dari 24,00 tahun. Hal ini dibuktikan dengan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang masih berlaku.
  2. Indeks Prestasi Kumulatif (IP seluruh matakuliah yang lulus) rata-rata minimal 2,75.
  3. Surat Pengantar dari pejabat yang berwenang yang menyatakan bahwa mahasiswa yang diusulkan adalah pemenang pertama hasil seleksi.

B. Persyaratan Khusus
Persyaratan khusus adalah persyaratan yang harus dipenuhi oleh peserta pemilihan mahasiswa beprestasi, yang akan dinilai oleh tim juri sesuai dengan prestasi yang dimiliki, adalah:
  1. Daftar rekapitulasi Indeks Prestasi Kumulatif per semester seperti yang tertera pada Lampiran 1.
  2. Karya tulis ilmiah
  3. Ringkasan (bukan abstrak) yang ditulis maksimal dua halaman dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris berisi latar belakang, tujuan, metode, analisis-sintesis, kesimpulan dan saran.
  4. Formulir isian kegiatan ko dan ekstra-kurikuler serta dokumen pendukungnya.
Semua salinan bukti kegiatan penunjang harus dilampirkan dan disusun secera berurutan sesuai dengan urutan dari isian kegiatan pada Lampiran 9.
  1. Tes kepribadian yang akan dilaksanakan pada Seleksi Tingkat Nasional

III. PROSEDUR PEMILIHAN


Pemilihan Mahasiswa Berprestasi dilaksanakan secara ber­jen­jang mulai dari tingkat jurusan/departemen/bagian, fakultas, perguruan tinggi (uni­versitas/insti­tut/sekolah tinggi/politeknik), Kopertis sampai dengan tingkat nasional.
A. Tingkat Perguruan Tinggi dan Kopertis
  1. Untuk perguruan tinggi swasta pemilihan Mahasiswa Berprestasi dilaksanakan pada tingkat Kopertis.
  2. Prosedur pemilihan Mahasiswa Berprestasi pada tingkat perguruan tinggi negeri dan Kopertis (bagi per­gu­ru­an tinggi swasta) di­atur sebagai berikut:
      1. Pemilihan Mahasiswa Berprestasi tingkat jurusan/departemen/ bagian/fakultas, dilaksanakan oleh panitia yang diben­tuk dan disah­kan oleh ju­rusan/departemen/bagian/fakultas.
      2. Pemilihan Mahasiswa Berprestasi tingkat perguruan tinggi dilaksanakan oleh panitia yang dibentuk dan disahkan oleh pim­pin­an perguruan tinggi yang bersangkutan.
      3. Pemilihan Mahasiswa Berprestasi tingkat Kopertis dilak­sa­na­kan oleh panitia yang dibentuk dan disahkan oleh Koordinator Kopertis di wilayah yang bersangkutan.
      4. Panitia pemilihan Mahasiswa Berprestasi tingkat jurusan/departemen/bagian/fakul­tas, memi­lih satu orang mahasiswa terbaik untuk mengikuti pemilihan tingkat selanjutnya.
      5. Mahasiswa Berprestasi terbaik pertama dari perguruan tinggi negeri dan dua mahasiswa terbaik (Juara I dan II) di tingkat Kopertis berhak meng­ikuti pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional.
      6. Hasil pemilihan pada setiap jenjang (jurusan/departemen/ bagian/fakul­tas/perguruan tinggi/kopertis) dituangkan dalam Berita Acara Pemilihan.



B. Tingkat Nasional
Pemilihan Mahasiswa Berprestasi di tingkat nasional dilaku­kan oleh Direktorat Akademik, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional, melalui tahap sebagai berikut:
  1. Seleksi awal dilakukan berdasarkan kelengkapan berkas sesuai per­syaratan umum.

  2. Seluruh Mahasiswa Berprestasi yang memenuhi persyaratan umum akan diundang oleh Ditrektorat Akademik Ditjen Pendidikan Tinggi untuk mengikuti Seleksi Tingkat Nasional yang terdiri dari Desk Evaluation dan Seleksi Tertulis untuk menentukan 15 finalis.

  3. Dari 15 Finalis di atas akan diseleksi untuk menentukan tiga terbaik sebagai Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional.










IV. PENILAIAN


    1. KOMPONEN PENILAIAN

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi merujuk pada kinerja individu mahasiswa yang memenuhi kriteria pemilihan dengan menggunakan beberapa macam unsur. Penilaian mencakup unsur prestasi akademik (Indeks Prestasi Kumulatif), karya tulis ilmiah, kegiatan ko dan ekstrakurikuler, kemampuan berbahasa Inggris, dan kepribadian.
Unsur-unsur yang dinilai pada pemilihan di tingkat pergu­ruan tinggi adalah
  1. IP Kumulatif
  2. Karya tulis ilmiah
  3. Kegiatan ko- dan ekstra-kurikuler
  4. Bahasa Inggris
  5. Kepribadian
Penjelasan borang perhitungan IP kumulatif dapat dilihat pada Lampiran 1. Daftar rekapitulasi penilaian mahasiswa tingkat perguruan tinggi dapat dilihat pada Lampiran 2.
Adapun unsur-unsur yang dinilai pada pemilihan di tingkat Perguruan Tinggi Negeri dan Kopertis adalah tiga unsur berikut ini:
  1. IPK
  2. Karya tulis ilmiah
  3. Kegiatan ko- dan ekstra-kurikuler
  4. Bahasa Inggris (ringkasan karya tulis ilmiah)
Komposisi penilaian tahap awal di tingkat nasional dapat dilihat secara rinci pada Lampiran 3.
Unsur-unsur yang dinilai pada pemilihan tahap akhir tingkat nasional adalah sebagai berikut:
  1. Karya tulis ilmiah
- 40% makalah
- 60% presentasi
  1. Kegiatan ko- dan ekstra-kurikuler
- 40% dokumen
- 60% wawancara
  1. Bahasa Inggris
- 40% Ringkasan
- 60% Presentasi dan Diskusi
  1. Kepribadian berdasarkan penilaian psikotes.
Komposisi penilaian tahap akhir di tingkat nasional dapat dilihat secara rinci pada Lampiran 4.

Rincian penilaian makalah dapat dilihat pada Lampiran 5 dan rincian peni­laian presentasinya dapat dilihat pada Lampiran 6.
Penilaian Bahasa Inggris dilakukan terhadap kemampuan berkomuni­ka­si baik lisan maupun tulisan (ringkasan karya tulis ilmiah). Komponen penilaian bahasa Inggris pada tahap awal dan akhir dapat dilihat pada Lampiran 7 dan Lampiran 8.
Kegiatan ko- dan ekstra-kurikuler dituangkan secara tertulis sesuai dengan format yang ada pada Lampiran 9 pedoman ini. Setiap komponen sudah mendapatkan nilai masing-masing sehingga penilaian dapat dilakukan secara kuantitatif sebagaimana dirinci pada Lampiran 10.

Penetapan pemenang dilakukan dengan menjumlahkan nilai dari empat kriteria tersebut. Nilai tertinggi akan dija­dikan ukuran untuk menentu­kan Mahasiswa Berprestasi terbaik. Jika salah satu komponen penilaian memi­liki nilai di bawah 60% dari nilai maksimum, maka mahasiswa yang ber­sangkutan tidak dapat dinominasikan menjadi pemenang pertama sam­pai dengan ketiga.



    1. URAIAN KOMPONEN PENILAIAN
      1. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)
Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) adalah seluruh nilai matakuliah rata-rata yang lulus sesuai dengan aturan masing-masing perguruan tinggi. IPK hanya dinilai dalam proses pemilihan Mahasiswa Berperstasi sampai pemilihan tingkat perguruan tinggi.
      1. Karya Tulis Ilmiah
a. Pengertian
Karya tulis Ilmiah yang dimaksud dalam pedoman ini merupakan tulisan ilmiah hasil dari kajian pustaka dari sumber terpercaya yang berisi solusi kreatif dari permasalahan yang dianalisis secara runtut dan tajam, serta diakhiri dengan kesimpulan yang relevan. Untuk mahasiswa program Diploma/Politeknik, karya tulis ilmiah dapat yang berbasis karya teknologi.
b. Tema dan Topik Tulisan
Cakupan tulisan terdiri dari bidang ilmu/teknologi/seni. Bidang yang ditulis tidak dibatasi oleh bidang yang dite­kuninya dan mengacu pada satu tema yaitu :
Menuju Indonesia yang sejahtera, demokrasi dan berkeadilan 2014
Berikut ini beberapa alternatif topik yang dapat dipilih sebagai acuan ;
    1. Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola
    2. Pendidikan untuk Semua
    3. Menuju Indonesia Sehat
    4. Penanggulangan Kemiskinan
    5. Ketahanan Pangan
    6. Infrastruktur
    7. Iklim Investasi dan Iklim Usaha
    8. Energi Terbarukan
    9. Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana
    10. Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar dan Pasca Konflik
    11. Kebudayaan, Kreativitas, Inovasi Teknologi
    12. Peran masyarakat Bidang Politik Hukum dan Keamanan

c. Sifat dan Isi Tulisan
Sifat dan isi tulisan harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut;
  1. Kreatif dan Objektif
  1. Tulisan berisi gagasan yang kreatif untuk memberikan solusi suatu permasalahan yang berkembang di masyarakat yang merupakan hasil pemikiran secara divergen atau pemikiran yang terbuka.
  2. Tulisan tidak bersifat emosional atau tidak menonjolkan permasa­lahan subjektif.
  3. Tulisan didukung oleh data dan/atau informasi dari sumber terpercaya.
  4. Bersifat asli (bukan karya jiplakan).
2) Logis dan Sistematis
  1. Tiap langkah penulisan dirancang secara sistematis dan runtut.
  2. Pada dasarnya karya tulis ilmiah memuat unsur-unsur identifikasi masalah, analisis-sintesis, kesimpulan dan rekomendasi.
3) Isi tulisan berupa hasil kajian pustaka atau hasil kajian pustaka yang didukung oleh hasil peng­a­matan dan/atau wawancara.
4) Materi karya tulis ilmiah tidak harus sejalan dengan bidang ilmu yang sedang ditekuni mahasiswa.
5) Materi karya tulis ilmiah merupakan isu mutakhir.
6) Karya tulis ilmiah belum pernah diikutsertakan dalam lomba karya tulis di tingkat manapun kecuali pada rangkaian pemilihan Mahasiswa Berprestasi.
d. Dosen Pembimbing
Penulisan karya tulis ilmiah dianjurkan untuk dibimbing oleh seorang dosen secara intensif.
e. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan berisi rancangan yang teratur sebagai berikut.
    1. Bagian Awal
      1. Halaman Judul (huruf besar, mencantumkan nama penulis dan nomor induk dan perguruan tinggi asal ditulis dengan jelas).
      2. Lembar Pengesahan (memuat judul, nama penulis, dan nomor induk) ditandatangani oleh Dosen Pembimbing (apabila ada), dan Pembantu/ Wakil Rektor/Ketua/ Direktur Bidang Kemahasiswaan lengkap dengan stempel perguruan tinggi, diberi tanggal sesuai dengan tanggal pengesahan.
      3. Kata Pengantar dari penulis.
      4. Daftar isi dan daftar lain yang diperlukan seperti daftar gambar, daftar tabel, dan daftar lampiran.
      5. Ringkasan maksimal 2 halaman ditulis dalam bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Ringkasan dalam bahasa Inggris ditulis secara terpisah untuk keperluan penilaian kemampuan berbahasa Inggris.
    2. Bagian Inti
  1. Pendahuluan
Bagian Pendahuluan berisi: latar belakang dan perumusan masalah, uraian singkat mengenai gagasan kreatif yang ingin disampaikan, serta tujuan dan manfaat yang ingin dicapai melalui penulisan.
  1. Telaah Pustaka
Telaah Pustaka berisi uraian yang menunjukkan landasan teori dan konsep-konsep yang relevan dengan masalah yang dikaji, uraian mengenai pendapat yang berkaitan dengan masalah yang dikaji, uraian mengenai pemecahan masalah yang pernah dilakukan.
  1. Metode Penulisan
Penulisan dilakukan mengikuti metode yang benar dengan meng­u­raikan secara cermat cara/prosedur pengumpulan data dan/atau informasi, pengolahan data dan/atau informasi, analisis-sintesis, meng­ambil kesimpulan, serta merumuskan saran atau reko­men­da­si.
  1. Analisis dan Sintesis
Bagian ini berisi analisis-sintesis permasalahan dida­sarkan pada data dan/atau informasi serta telaah pustaka untuk menghasilkan alter­na­tif model peme­cahan masalah atau gagasan yang kreatif.
  1. Kesimpulan dan Rekomendasi
Kesimpulan harus konsisten dengan analisis dan sintesis pada pem­bahasan dan menjawab tujuan. Rekomendasi disampaikan berupa kemungkinan atau prediksi transfer gagasan dan diseminasi ga­gas­an atau adopsi gagasan oleh masyarakat.
    1. Bagian Akhir
Bagian akhir memuat daftar pustaka dan lampiran jika diperlukan.
                f. Persyaratan Penulisan
  1. Naskah ditulis minimal 20 halaman dan maksimal 30 hala­man, menggunakan Bahasa Indonesia baku dengan tata bahasa dan ejaan yang disempurnakan, sederhana, jelas, satu kesatuan, menggunakan istilah yang mudah dimengerti, tidak menggunakan singkatan seperti tdk, tsb, yg, dgn, dll., sbb.
  2. Naskah diketik 1,5 spasi pada kertas berukuran A4, (font 12, Times New Roman Style). Jarak pengetikan antara bab dan subbab tiga spasi, subbab dan kalimat di bawahnya dua spasi. Judul bab diketik di tengah-tengah dengan huruf besar dan dengan jarak empat cm dari tepi atas tanpa digaris-bawahi. Judul subbab ditulis mulai dari sebelah kiri, huruf pertama setiap kata ditulis dengan huruf besar (huruf kapital), kecuali kata-kata tugas, seperti yang, dari, dan. Judul anak subbab ditulis mulai dari sebelah kiri dengan indensi satu cm. Huruf pertama setiap kata ditulis dengan huruf besar (huruf kapital), kecuali kata-kata tugas, seperti yang, dari, dan. Jika masih ada subjudul dalam tingkatan yang lebih rendah, ditulis seperti pada tingkatan di atasnya, lalu diikuti oleh kalimat berikutnya.
  3. Alinea baru diketik sebaris dengan baris di atasnya dengan jarak 2 spasi. Pengetikan kutipan langsung yang lebih dari tiga baris diketik satu spasi menjorok ke dalam dan semua­nya tanpa diberi tanda petik.
      1. Kegiatan Ko-dan Ekstra-kurikuler
Kegiatan ko-kurikuler adalah kegiatan yang dilaksana­kan di luar kegiatan intra-kurikuler tetapi sangat menun­jang kegiatan akademik. Kegiatan ekstra-kurikuler adalah kegiatan yang dilaksanakan di luar intra-kurikuler dan tidak menunjang secara langsung kegiat­an akademik.

4. Bahasa Inggris
Penilaian bahasa Inggris dilakukan melalui dua tahap yaitu (1) penulisan ringkasan (bukan abstrak) berbahasa Inggris dari karya tulis ilmiah dan (2) presentasi dan diskusi dalam bahasa Inggris. Penulisan ringkasan bertujuan untuk menilai kecakapan mahasiswa dalam menulis berbahasa Inggris. Presentasi dengan topik tertentu dan dilanjutkan dengan diskusi bertujuan untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam berkomunikasi lisan.
5. Kepribadian
Kepribadian mahasiswa berprestasi dapat diuji melalui uji yang disediakan oleh perguruan tinggi masing-masing (wawancara, tes tertulis dan sebagainya). Kisi-kisinya adalah bahwa mahasiswa ber­pres­tasi ini tidak memperlihatkan ketidakpatutan dalam bersikap, cenderung berfikiran maju dan sikap yang baik sesuai dengan prestasi yang dicapai.
Hasil evaluasi kepribadian tidak dikuantifikasikan, tetapi dijadikan syarat untuk menentukan kepatutan sebagai Mahasiswa Berprestasi.

























V. JADWAL KEGIATAN

Jadwal kegiatan secara tentatif dari pemilihan Mahasiswa Berprestasi disaji­kan pada Bagan sebagai berikut;

NO
KEGIATAN
BULAN PD TH ANGGARAN
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
Penyusunan pedoman












2
Sosialisasi program












3
Pemilihan tingkat perguruan tinggi












4
Pemilihan tingkat Kopertis












5
Pengiriman nama pemenang & berkasnya ke Ditjen Dikti












6
Penilaian nasional tahap awal












7
Penilaian nas thp akhir (Psikotes, Bhs. Inggris, Presentasi, Wawancara Ekskul












8
Pengumuman Mawapres tk nasional












9
Mengikuti rangkain HUT RI 65 (14-18)












10
Penyusunan laporan


























VI. PEMBIAYAAN DAN PENGHARGAAN


  1. PEMBIAYAAN
Pembiayaan penyelenggaraan pemilihan di tingkat perguruan tinggi dan Kopertis ditanggung oleh perguruan tinggi masing-masing dan Kopertis yang bersangkutan. Pembiayaan penyelenggaraan pemilihan Mahasiswa Berprestasi tingkat nasional dibebankan kepada anggaran Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan dana sum­bangan lain yang sah dan tidak mengikat.

  1. PENGHARGAAN
Mahasiswa yang terpilih sebagai Mahasiswa Berprestasi tingkat nasional diberi penghargaan berupa Piagam Penghargaan dan hadiah lainnya dari Menteri Pendidikan Nasional. Mahasiswa Berprestasi tingkat perguruan tinggi/Kopertis diberi penghar­gaan dari perguruan tinggi/Kopertis sesuai dengan kebi­jakan lembaga yang bersangkutan.














VII. PENUTUP


Pada dasarnya pelaksanaan pemilihan Mahasiswa Berprestasi merupakan salah satu upaya pengembangan prestasi maha­sis­wa untuk menumbuh-kembangkan kegiatan akademik sebagai bagian dari upaya menegakkan tradisi akademik di lingkungan kampus. Pedoman secara tertulis ini disampaikan kepada masing-masing perguruan tinggi dan Kopertis dengan harapan pihak perguruan tinggi/Kopertis dapat mengadakan seleksi yang lebih baik dan mengikuti aturan yang telah ditentukan dan dirumuskan di tingkat pusat dengan tidak mengabaikan situasi dan kondisi masing-masing perguruan tinggi dan Kopertis.
Kriteria-kriteria yang digunakan dalam pedoman pemilihan Mahasiswa Berprestasi tingkat nasional ini mungkin belum sepenuhnya memenuhi harapan sehingga masih perlu dila­ku­kan upaya penyempurnaan di masa yang akan datang. Untuk itu kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan.

Lampiran 1

Daftar Rekapitulasi
Nilai Indeks Prestasi Kumulatif
Mahasiswa Berprestasi Tingkat Perguruan Tinggi
(Dikeluarkan oleh Dekan)

Nama : ……………………………………....................
Jur/Dep/Bag. : ……………………………………....................
Fakultas : ……………………………………………........
Perguruan Tinggi : ……………………………………………........

Semester

Nilai IP

Jumlah SKS
yang Telah
Diambil
Tahun Akademik
1



2



3



4



5



6



7



8



Nilai IPK =

Total SKS =



..…………......…….., ……20 ...
Dekan Fakultas ………………....


( ……………………….............)
Lampiran 2
Daftar Rekapitulasi
Penilaian Mahasiswa Berprestasi
Tingkat Perguruan Tinggi

Nama : ……………………………………………....................
Jur/Dep/Bag : ……………………………………………....................
Fakultas : ……………………………………………....................
No.
Komponen yang Dinilai
Nilai
1
IP Kumulatif : IPK 100 20%
4

2
Karya tulis ilmiah :
Nilai tulisan + Nilai Presentasi 100 30 %
1000

3
Kegiatan ko- dan ekstra-kurikuler
Nilai yang diperoleh 100 25 %
Nilai tertinggi pada populasi

4
Bahasa Inggris
Nilai yang diperoleh 100 25 %
Nilai tertinggi pada populasi

Total Nilai : (maksimal 100)

......………….., …………20.....
Ketua Penilai,

(………………………..............)

Lampiran 3

Daftar Rekapitulasi
Penilaian Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional
Tahap Awal

Nama : …………………………………………………
Jur/Dep/Bag. : …………………………………………………
Fakultas : …………………………………………………
Perguruan Tinggi : …………………………………………………
No.
Komponen yang Dinilai
Nilai
1
Karya tulis ilmiah :
Nilai tulisan 100 40 %
600

2
Kegiatan ko- dan ekstra-kurikuler
Nilai yang diperoleh 100 30 %
500

3
Bahasa Inggris
Nilai yang diperoleh 100 30 %
Nilai maksimal populasi

Total Nilai : (maksimal 100)

......………….., …………20....
Ketua Penilai,

(………………………..............)

Lampiran 4

Daftar Rekapitulasi
Penilaian Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional
Tahap Akhir

Nama : …………………………………………………
Jur/Dep/Bag. : …………………………………………………
Fakultas : …………………………………………………
Perguruan Tinggi : …………………………………………………
No.
Komponen yang Dinilai
Nilai
1
Karya tulis ilmiah :
Nilai tulisan 100 40 %
1.000

2
Kegiatan ko- dan ekstra-kurikuler
[(Nilai Tahap Awal 70%) + (Nilai Wawancara 30%)] 30%

3
Bahasa Inggris
Nilai yang diperoleh 100 30 %
Nilai maksimal populasi

Total Nilai : (maksimal 100)

......………….., …………200 ...
Ketua Penilai,

(………………………..............)


Lampiran 5
Formulir Penilaian
Naskah Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Berprestasi
Nomor Peserta : …….....................................................
Nama Peserta : .............................................................
Jur/Dep/Bag /Fakultas : .............................................................
Perguruan Tinggi : ...... .............................................…….
No
Kriteria Penilaian
Bobot
Skor
Skor terbobot
1
Format Makalah:
  • Tata tulis: ukuran kertas, tipografi, kerapihan ketik, tata letak, jumlah halaman
  • Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar
6
(3)

(3)

2
Kreatifitas Gagasan:
  • Kreatif, inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat
  • Keaslian gagasan
  • Kejelasan pengungkapan ide, sistematika pengungkapan ide
9
(3)
(3)
(3)


3
Topik yang dikemukakan:
  • Kesesuaian judul dengan tema, topik yang dipilih dan isi karya tulis
  • Aktualitas topik dan fokus bahasan yang dipilih
4


4
Data dan sumber informasi:
  • Kesesuaian informasi dengan acuan yang digunakan
  • Keakuratan data dan informasi
6
(3)
(3)


5
Analisis, Sintesis, dan Simpulan
  • Kemampuan menganalisis dan mensintesis
  • Kemampuan menyimpulkan bahasan
  • Kemampuan memprediksi dan mentransfer gagasan untuk dapat diadopsi
15
(5)
(5)
(5)



SKOR TERBOBOT TOTAL maksimal :400
40


Catatan: .....…….......….., .......…20.....
  1. Nilai skor yang diberikan
berkisar dari 4 sampai dengan 10 Juri,
  1. Skor terbobot = bobot nilai skor

(……………………..............)
Lampiran 6
Formulir Penilaian
Presentasi Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Berprestasi

Nomor Peserta : ...................................................................
Nama Peserta : ...................................................................
Perguruan Tinggi : ...................................................................
No
Kriteria Penilaian
Bobot
Skor
Skor terbobot
1
Penyajian:
  • Sistematika penyajian dan isi
  • Alat bantu
  • Penggunaan bahasa tutur yang baku
  • Cara presentasi (sikap)
  • Ketepatan waktu
25
(5)
(5)
(5)

(5)
(5)


2
Tanya jawab:
  • Kebenaran dan ketepatan jawaban
  • Cara menjawab
35
(25)

(10)



SKOR TERBOBOT TOTAL
MAKSIMAL =600
60


Catatan:
1. Nilai skor yang diberikan berkisar .....…........…., .......…20.....
antara 4 sampai dengan 10
  1. Skor terbobot = bobot × nilai skor Juri,


(.....………………….......)



Lampiran 7
Formulir Penilaian Bahasa Inggris
Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional
Tahap Awal
(Penilaian terhadap Ringkasan Karya Tulis)

Nama Peserta : ...................................................................
Jur/Dep/Bag : ...................................................................
Fakultas : ...................................................................
Perguruan Tinggi : ...................................................................
No
Komponen Penilaian
Sebaran Nilai
Nilai
1
Content
13 – 30

2
Organization
7 – 20

3
Vocabulary
7 – 20

4
Language Use
5 – 25

5
Mechanics
2 – 5


Total Nilai: (Maksimal 100)

.....…........…., .......…20....
Juri,



(.....………………….......)

Lampiran 8
Formulir Penilaian Bahasa Inggris
Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional Tahap Akhir
(Penilaian terhadap Presentasi Lisan dari Topik Pilihan)

Nama Peserta : ...................................................................
Jur/Dep/Bag : ...................................................................
Fakultas : ...................................................................
Perguruan Tinggi : ...................................................................
No
Komponen Penilaian
Bobot
Skor
Skor Terbobot
1
Grammar
3


2
Vocabulary
3


3
Pronunciation
2


4
Language Use
1


5
Content
1



Total Nilai: (Maksimal 100)

.............................., .......…200 ...
Juri,



(.....………………….......)

Lampiran 9
PASFOTO
BERWARNA
TERBARU
4 6

Daftar Kegiatan Ko- dan
Ekstra-Kurikuler
(Diisi dengan huruf kapital dan tinta hitam)

A. IDENTITAS DIRI
1. Nama lengkap : …………………………
2. Jenis kelamin : L/P*)
3. Tempat/tgl. lahir : ..…………………….. …
4. Alamat lengkap : …………………………
…………………………
Telp./Fax./E-mail./HP………
……………………………
5. Status pendidikan : Semester .……, Program Studi ………………
Jur/Dep/Bag ...……......, Fak. ..………………
Perguruan Tinggi .....…………………… ……
6. Riwayat pendidikan :
a. SD : .…………………………., lulus tahun ………
b. SLTP : ………………………..…, lulus tahun ………
c. SLTA : ………………………….., lulus tahun ……....
7. Hobi : ...………………………………………………
8. Keterampilan yang dapat dibanggakan : …………………………………
9. Bahasa asing yang dikuasai : …………………………….………………
10. Orang Tua :
a. Ayah, Nama : .……………………………………. …………
Pekerjaan : ..…………………………………… …………
Pendidikan : ………………………………………. ……….
Alamat : ………………………………………….……..
b. Ibu, Nama : ………………………………………. ……….
Pekerjaan : …………………………………………….…..
Pendidikan : ………………………………………….……..






11. Saudara kandung :
No
Nama
L/P
Tempat/Tgl lahir
Pekerjaan

Pendidikan

1.





2.





3.





4.





5.





6.





B. DATA PRESTASI KO DAN EKSTRA-KURIKULER
1. Pengurus Organisasi Kemahasiswaan
a. Pengurus Organisasi Intra-perguruan tinggi (maksimal 5 kegiatan terunggul)
No.
Nama Organisasi
Kedudukan (Ketua/BPH/ Anggota)
Lama Berorga­­nisasi
Nama Pimpinan Organisasi

Tingkat

(Jur/Fak/PT)

1.





2.





3.





4.





5.





b. Pengurus Organisasi Ekstra-perguruan tinggi (maks. 6 kegiatan terunggul)
No.
Nama Organisasi
Kedudukan (Ketua/BPH/ Anggota)
Lama Berorga­­nisasi
Nama Pimpinan Organisasi

Tingkat (Lokal/ Wil/ Nas/ Internasional)

1.





2.





3.





4.





5.











c. Kepanitiaan Intra-perguruan tinggi (maksimal 5 kegiatan terunggul)
No.
Nama Organisasi
Kedudukan (Ketua/BPH/ Anggota)
Lama Berorga­­nisasi
Nama Pimpinan Organisasi

Tingkat (Jur/Fak/PT)

1.





2.





3.





4.





5.





d. Kepanitiaan Ekstra-perguruan tinggi (maksimal 5 kegiatan terunggul)
No.
Nama Organisasi
Kedudukan (Ketua/BPH/ Anggota)
Lama Berorga­­nisasi
Nama Pimpinan Organisasi

Tingkat (Lokal/Wil/ Nas/Internas)

1.





2.





3.





4.





5.





2. Kegiatan Ilmiah Mahasiswa
a. Penghargaan (Kejuaraan) Kegiatan Ilmiah (maksimal 5 Penghargaan)
No
Nama Penghargaan
Tahun Perolehan
Bentuk Pengharga-an/Juara
Lembaga
Pemberi (Pem/NonPem)
Tingkat (Nas/ Prov/ Kab/ Kec/ Kel/)
1.





2.





3.





4.





5.





b. Penelitian Mahasiswa Intra-perguruan tinggi (maksimal 5 Judul)
No
Judul Penelitian
Kedudukan (Ketua/Anggota/ Kolektor data)
Waktu Penelitian
Lokasi Penelitian

Tingkat (Jur/Fak/

PT)

1.





2.





3.





4.





5.





c. Penelitian Mahasiswa Ekstra-perguruan tinggi (maksimal 5 Judul)
No
Judul Penelitian
Kedudukan (Ketua/Anggota/Kolektor data)
Waktu Penelitian
Lokasi Penelitian

Tingkat (Lokal/Wil/ Nas/ Internas)

1.





2.





3.





4.





5.





d. Penyaji Makalah Kegiatan Ilmiah Intra-perguruan tinggi (maksimal 5 Judul)
No
Judul Makalah
Kedudukan (Ketua/Anggota)
Waktu dan Tempat Penyajian
Penye-leng­gara

Tingkat

(Jur/Dep/ Bag/Fak/PT)

1.





2.





3.





4.





5.





e. Moderator Kegiatan Ilmiah Intra-perguruan tinggi (maksimal 5 kegiatan)
No
Judul Makalah
Kedudukan Moderator
Waktu dan Tempat Penyajian
Penyeleng­gara

Tingkat (Jur/Fak/

PT)

1.





2.





3.





4.





5.





f. Penyaji Makalah Kegiatan Ilmiah Ekstra-perguruan tinggi (maksimal 10 Judul)
No
Judul Makalah
Kedudukan (Ketua/Anggota)
Waktu dan Tempat Penyajian
Penye­leng­gara

Tingkat (Lokal/Wil/ Nas/Internas)

1.





2.





3.





4.





5.





g. Moderator Kegiatan Ilmiah Ekstra-perguruan tinggi (maksimal 5 kegiatan)
No
Judul Makalah
Kedudukan Moderator
Waktu dan Tempat Penyajian
Penye­leng­gara

Tingkat (Lokal/Wil/ Nas/Internas)

1.





2.





3.





4.





5.





h. Peserta Seminar Ilmiah Intra-perguruan tinggi (maksimal 5 kegiatan terunggul)
No
Nama Seminar
Waktu
Tempat

Penye- leng­gara

Tingkat (Jur/Fak/PT)

1.





2.





3.





4.





5.





i. Peserta Seminar Ilmiah Ekstra-perguruan tinggi (maksimal 5 Kegiatan)
No
Nama Seminar
Waktu
Tempat

Penyele­nggara

Tingkat (Lokal/Wil/ Nas/Internas)

1.





2.





3.





4.





5.





3. Kegiatan Penunjang Lainnya
a. Pengabdian pada Masyarakat Intra-perguruan tinggi (maksimum 5) (kegiatan yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi kepada masyarakat)
No
Nama Kegiatan
Kedudukan (Ketua/Anggota)
Waktu
Tempat

Tingkat (Jur/Bag/Fak/PT)

1.





2.





3.





4.





5.





b. Pengabdian pada Masyarakat Ekstra-perguruan tinggi (maksimum 5) kegiatan yang dilaksanakan oleh bukan perguruan tinggi kepada masyarakat)
No
Nama Kegiatan
Kedudukan (Ketua/ Anggota)
Waktu
Tempat

Tingkat (Lokal/ Wil/ Nas/Internas)

1.





2.





3.





4.





5.





c. Pengalaman kerja (selama 2 tahun terakhir)
No.
Jenis Pekerjaan
Lembaga Pembe-
ri (Pem/NonPem)
Waktu
Jabatan/Posisi
1.




2.




3.




4.




5.




d. Peserta Pelatihan Intra-perguruan tinggi (maksimal 5 pelatihan) (Kegiatan pelatihan yang diadakan oleh perguruan tinggi)
No
Nama Pelatihan
Waktu Pelatihan (Jam)
Tempat

Penye­lenggara

Tingkat (Lokal/Fak)/Wil/PT)/Nas/Internas)

1.





2.





3.





4.





5.











e. Peserta Pelatihan Ekstra-perguruan tinggi (maksimal 5 pelatihan) (Kegiatan pelatihan yang diadakan oleh bukan perguruan tinggi)
No
Nama Pelatihan
Waktu Pelatihan (Jam)
Tempat

Penye­lenggara

Tingkat (Lokal/Fak)/ Wil/PT)/ Nas/Internas)

1.





2.





3.





4.





5.





f. Prestasi dalam Bidang Penalaran, Minat dan Bakat (3 tahun terakhir) (maksimum 5 prestasi)
No
Nama Prestasi
Pering-kat
Kelompok/ Individu
Waktu

Penyeleng­gara

Tingkat (Lokal/Fak)/ Wil/PT)/ Nas/Interna)

1.






2.






3.






4.






5.







Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenar-benarnya.
...………………………., ………



( …….………………………… )
Catatan :
Apabila ada tambahan informasi yang dianggap penting dapat ditulis di kertas tersendiri.


Lampiran 10

Formulir Penilaian
Kegiatan Ko- dan Ekstra Kurikuler
Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 20 . .
Khusus untuk Penilai

1. Keorganisasian Mahasiswa
(Semua Bukti yang sah harus dilampirkan secara berurutan sesuai
susunan data)
a. Pengurus Organisasi Intra-perguruan tinggi (5 terunggul)
Tingkat
Jabatan
Bobot
Jumlah
Kegiatan
Nilai*)
(bobot Jml Keg.)
Jurusan
Ketua
BPH Lainnya
Anggota
4
2
1


Fakultas
Ketua
BPH Lainnya
Anggota
6
4
2


Perguruan Tinggi
Ketua
BPH Lainnya
Anggota
8
6
3


Total


*) Diisi oleh Juri

b. Pengurus Organisasi Ekstra–perguruan tinggi (5 terunggul)
Tingkat
Jabatan
Bobot
Jumlah
Kegiatan
Nilai*
(bobot Jml Keg.)
Lokal
Ketua
BPH Lainnya
Anggota
4
2
1


Wilayah
Ketua
BPH Lainnya
Anggota
6
4
2


Nasional
Ketua
BPH Lainnya
Anggota
8
6
3


Internasional
Ketua
BPH Lainnya
Anggota
10
8
5


Total


c. Kegiatan Kepanitiaan Intra-perguruan tinggi (5 terunggul)
Tingkat
Jabatan
Bobot
Jumlah
Kegiatan
Nilai
(bobot Jumlah Kegiatan)
Jurusan
Ketua
BPH Lainnya
Anggota
3
2
1


Fakultas
Ketua
BPH Lainnya
Anggota
4
3
2


Perguruan Tinggi
Ketua
BPH Lainnya
Anggota
6
4
2


Total


d. Kegiatan Kepanitiaan Ekstra-perguruan tinggi (5 terunggul)
Tingkat
Jabatan
Bobot
Jumlah
Kegiatan
Nilai
(bobot Jumlah Kegiatan)
Lokal
Ketua
BPH Lainnya
Anggota
3
2
1


Wilayah
Ketua
BPH Lainnya
Anggota
4
3
2


Nasional
Ketua
BPH Lainnya
Anggota
6
4
2


Internasional
Ketua
BPH Lainnya
Anggota
8
6
4


Total






2. Kegiatan Ilmiah Mahasiswa
a. Penghargaan (Kejuaraan Ilmiah) Mahasiswa (maksimal 5)
Lembaga Pemberi
Tingkat
Bobot**
Jumlah
Kegiatan
Nilai
(bobot Jumlah Kegiatan)
Pemerintah
Nasional (Pusat)
Provinsi (Perguruan Tinggi)
Kabupaten/Kota (Fakultas)
Kecamatan (Jur/Dep/Bag)
Kelurahan
5

4

3

2
1


Non-Pemerintah
Nasional
Provinsi
Lokal
4
3
2


Organisasi Internasional

6


Total


**) penghargaan bersifat individu, jika kelompok harus berbagi.
b. Penelitian Mahasiswa Intra-perguruan tinggi (maksimal 5 buah)
Tingkat
Peran
Bobot
Jumlah
Kegiatan
Nilai
(bobot Jumlah Kegiatan)
Lokal/Jurusan
Ketua
Anggota
Kolektor Data
5
4
1


Wilayah/
Fakultas
Ketua
Anggota
Kolektor data
8
6
2


Nasional/Perguruan Tinggi
Ketua
Anggota
Kolektor Data
10
8
3


Internasional Lintas Negara
Ketua
Anggota
Kolektor Data
15
10
5


Total


c. Penelitian Mahasiswa Ekstra-perguruan tinggi (maksimal 5 buah)
Tingkat
Peran
Bobot
Jumlah
Kegiatan
Nilai
(bobot Jumlah Kegiatan)
Lokal/Jurusan
Ketua
Anggota
Kolektor Data
5
4
1


Wilayah/
Fakultas
Ketua
Anggota
Kolektor data
8
6
2


Nasional/Perguruan Tinggi
Ketua
Anggota
Kolektor Data
10
8
3


Internasional Lintas Negara
Ketua
Anggota
Kolektor Data
15
10
5


Total


d. Penyaji Makalah Kegiatan Ilmiah Intra-perguruan tinggi (maksimal 5 terunggul)
Tingkat
Peran
Bobot
Jumlah
Kegiatan
Nilai
(bobot Juml Keg)
Jurusan
Ketua
Anggota
3
2


Fakultas
Ketua
Anggota
4
2


Perguruan Tinggi
Ketua
Anggota
6
4


Total




e. Penyaji Makalah Kegiatan Ilmiah Ekstra-perguruan tinggi (maksimal 5 terunggul)
.Tingkat
Peran
Bobot
Jumlah
Kegiatan
Nilai
(bobot Jumlah Kegiatan)
Kota/Kabupaten
Ketua
Anggota
4
3


Provinsi
Ketua
Anggota
6
5


Nasional
Ketua
Anggota
8
6


Internasional di Dalam Negeri
Ketua
Anggota
9
7


Internasional di Luar Negeri
Ketua
Anggota
10
8


Total


f. Moderator pada Kegiatan Ilmiah Intra-perguruan tinggi (maksimal 5 terunggul)
Tingkat
Bobot
Jumlah
Kegiatan
Nilai
(bobot Juml Keg)
Jurusan
1


Fakultas
2


Perguruan Tinggi
3


Total



g. Moderator pada Kegiatan Ilmiah ekstra-perguruan tinggi (maksimal 5 terunggul)
Tingkat
Bobot
Jumlah
Kegiatan
Nilai
(bobot Juml Keg)
Lokal
1


Provinsi
2


Nasional
3


Internasional
5


Total



h. Peserta Seminar Ilmiah Intra-perguruan tinggi (total maksimal 5 terunggul)
Tingkat
Bobot
Jumlah
Kegiatan
Nilai
(bobot Jumlah Keg.)
Jurusan
2


Fakultas
3


Perguruan Tinggi
5


Luar Perguruan Tinggi
5


Total










i. Peserta Seminar Ilmiah Ekstra-perguruan tinggi (maksimal 5 terunggul)
Tingkat
Bobot
Jumlah
Kegiatan
Nilai
(bobot Jumlah Keg.)
Jurusan
2


Fakultas
3


Perguruan Tinggi
5


Luar Perguruan Tinggi
5


Total


3. Kegiatan Penunjang Lainnnya
a. Pengabdian pada Masyarakat Intra-perguruan tinggi (maksimal 5 terunggul)
Tingkat
Peran
Bobot
Jumlah
Keg.
Nilai
(bobot Jumlah Keg.)
Jurusan
Ketua
Anggota
4
3


Fakultas
Ketua
Anggota
6
5


Perguruan Tinggi
Ketua
Anggota
8
6


Total


b. Pengabdian pada Masyarakat Ekstra-perguruan tinggi (maksimal 5 terunggul)
Tingkat
Peran
Bobot
Jumlah
Keg.
Nilai
(bobot Jumlah Keg.)
Lokal
Ketua
Anggota
4
3


Provinsi
Ketua
Anggota
6
5


Nasional
Ketua
Anggota
8
6


Internasional
Ketua
Anggota
10
8


Total


c. Pengalaman Kerja (selama 2 tahun terakhir)
Jenis Pekerjaan
Bobot
Jumlah
Kegiatan
Nilai
(bobot Jumlah Keg.)
Relevan dengan Jurusan/Prodi
3


Tidak Relevan dengan Jurusan/Prodi
2


Berwirausaha
4


Total

d. Peserta Pelatihan Intra-perguruan tinggi (maksimal 5 kegiatan terunggul)
Tingkat
Bobot
Jumlah
Kegiatan
Nilai
(bobot Jumlah Kegiatan)
Jurusan
1


Fakultas
3


Perguruan Tinggi
5


Total


e. Peserta Pelatihan Ekstra-perguruan tinggi (maksimal 5 kegiatan terunggul)
Tingkat
Bobot
Jumlah
Kegiatan
Nilai
(bobot Jumlah Kegiatan)
Kota/Kabupaten
1


Provinsi
3


Nasional
5


Internasional
7


Internasional di Luar Negeri
10


Total




f. Prestasi dalam Bidang Penalaran, Minat, dan Bakat Intra-perguruan tinggi (3 tahun terakhir)
Tingkat
Peringkat
Bobot
Jumlah Prestasi
Nilai
(bobot x Jml Kegiatan)
Individu
Kelompok
Individu
Kelompok
Jurusan/Dep/Bag.
I
II
III
4
2
1
2
1
0,5



Fakultas
I
II
III
6
4
2
3
2
1



Perguruaan Tinggi
I
II
III
8
6
3
4
3
1,5



g. Prestasi dalam Bidang Penalaran, Minat, dan Bakat Ekstra-perguruan tinggi (3 tahun terakhir)
Tingkat
Peringkat
Bobot
Jumlah Prestasi
Nilai
(bobot x Jml Kegiatan)
Individu
Kelompok
Individu
Kelompok
Perguruan Tinggi/ Kota/Kabupaten
I
II
III
4
2
1
2
1
0,5



Provinsi
I
II
III
6
4
2
3
2
1



Nasional
I
II
III
8
6
3
4
3
1,5



Internasional
I
II
III
10
8
4
5
4
2



…………….., ……………20.….
Juri,



(………………………………)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar